Mancester United Sepakati Membeli Pemain Baru Harry Maguire

449 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Mancester United Sepakati Membeli Pemain Baru Harry Maguire. Raksasa Premier League, Manchester United dikabarkan telah sepakat untuk menebus harga yang dipatok Leicester City atas bek andalan mereka, Harry Maguire.

Musim panas tahun lalu, Jose Mourinho yang kala itu masih menangani United sangat bernafsu memboyong Maguire ke Old Trafford. Namun permintaannya tak direstui manajemen Setan Merah.

Maguire yang kini tampil impresif di Piala Dunia 2018 akhirnya memilih bertahan di Leicester dan menandatangani perpanjangan kontrak hingga 2023 mendatang.

Kini setelah pertahanan klubnya terbukti bobrok pada musim 2018-19 kemarin, manajemen United pun merestui niat untuk mendatangkan Maguire.

Mancester United Sepakati

Mancester United Sepakati Membeli Pemain Baru Harry Maguire

ACTUALTEAM Di sisi lain, Maguire pun tak merahasiakan keinginan dirinya untuk hengkang dari Leicester. Selain United, sang rival sekota, Manchester City kabarnya juga tertarik menggaet pemain 26 tahun tersebut.

Kini seperti dilansir The Sun, United di kabarkan diklaim sepakat untuk membeli pemain baru Maguire dari Leicester dengan biaya transfer senilai 80 juta poundsterling, 20 juta poundsterling di antaranya dalam bentuk bonus.

Maguire kabarnya akan menjalani tes medis di Manchester pada Senin (15/7) besok sebelum merampungkan proses kepindahannya ke Manchester United.

Leicester Temukan Pengganti

Mancester United Sepakati Membeli Pemain Baru Harry Maguire

Leicester sendiri akan bergerak cepat untuk mencari bek anyar menyusul kemungkinan perginya Maguire yang semakin lebar.

Leicester disebut-sebut sudah sepakat untuk menggaet Lewis Dunk dari Brighton & Hove Albion dengan biaya sebesar 45 juta poundsterling.

Maguire kabarnya akan menjalani tes medis di Manchester pada Senin (15/7) besok sebelum merampungkan proses kepindahannya ke Manchester United

Skuat Manchester United kini tengah berada di Australia guna menjalani tur pramusim sebelum dilanjutkan ke Singapura dan Tiongkok.